Tentang Dustin Poirier dan Rencananya Untuk Bertarung di Kelas Welterweight UFC

Kurang lebih 11 tahun sudah Dustin Poirier bersama UFC dan telah melakoni pertarungan di dua kelas berbeda.

The Diamond memulai debutnya di UFC pada divisi kelas 145 pound.

Setelah penampilannya yang memukau di kelas 145 pound (kelas bulu 65,8 kg), Dustin Poirier bertemu dengan Conor McGregor. Namun sayang, Poirier harus kalah KO dengan cepat ketika melawan petarung MMA asal Irlandia tersebut.

Tidak lama setelah itu, Dustin Poirier kemudian naik ke kelas 155 pound. Dia tahu, bahwa tubuhnya tidak bisa bermain lama di kelas 145 pound.

Dustin Poirier mengaku lelah untuk setiap akan melakoni pertarungan harus menurunkan berat badan. Dustin mengetahui bahwa berat badannya sangat ideal untuk bermain di kelas 155 pound (kelas ringan, 70,3 kg).

Tapi benar saja, setelah pindah ke kelas 155 pound, Dustin Poirier menjadi seorang petarung elit di UFC.

Rentetan kemenangan mengagumkan pun selalu didapatkan Poirier di kelas 155 pound. Petarung yang pertama kali Poirier kalahkan di kelas lightweight adalah Diego Ferreira pada 4 April 2015. Selanjutnya, Porirer mengalahkan petarung-petarung hebat lainnya seperti Justin Gaetjhe, Eddie Alvarez, Max Holloway dan dua kali mengalahkan Conor McGregor melalui KO di UFC 257 dan UFC 264.

Dustin Poirier mengalahkan Conor McGregor di UFC 257, Abu Dhabi.

Dustin Poirier mengalahkan Conor McGregor di UFC 264 bertempat di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika.
Detik-detik patahnya kaki Conor McGregor di UFC 264.

Setelah mendominasi di kelas ringan, tampaknya Dustin belum memiliki rencana untuk menantang pemegang gelar juara dunia UFC di kelas welterweight saat ini yaitu Charles Oliveira.

Dalam wawancara terbaru, Poirier mengungkapkan malahan tertarik untuk bersaing di kelas 170 pound (kelas welter, 77,1 kg).

Tentu saja saya ingin, mereka adalah orang-orang besar. Kita lihat saja nanti, saya yakin saya bisa bertarung di 170. Sejujurnya, saat ini di 155, metabolisme saya agak meningkat.

Dustin Poirier

Dalam penyataannya Dustin Poirier juga menambahkan:

Ketika saya memangkas ke 145, untuk melakukan pertarungan tentu akan menjadi jauh lebih berat dengan berat badan yang saya miliki sekarang. Saya berpikir metabolisme saya menjadi kacau. Tapi saya pikir saya bisa bertarung di 170.

Dustin Poirier

Apakah Dustin Poirier Cocok Bermain di kelas Welter?

Bila dilihat dari apa yang dimiliki Poirier sekarang, tentu mungkin bagi Dustin Poirier untuk mencoba berlaga di kelas Welter.

The Diamond memiliki tinggi 5,9″ dengan jangkauan 72″.

Petarung kelas welter UFC

Ya, pada intinya Poirier berfikir akan mudah membawa dirinya untuk mendapatkan berat badan untuk bersaing di kelas Welterweight.

Terlepas dari rencananya, Poirier juga harus memikirkan para penggemar. Tentu saja saat ini penggemar ingin melihat aksi Dustin Poirier untuk pertarungan gelar melawan sang juara. Apalagi Dustin saat memiliki kesempatan sebagai penantang satu-satunya untuk pertarungan gelar di kelas ringan.

Mungkin setelah mendapatkan gelar di kelas ringan, selanjutnya dia baru bisa mencoba berjuang di kelas Welter.

Kamaru Usman telah menyatakan dia tidak akan naik ke 185 pound (menengah) selama Adesanya adalah juara di sana. Oleh karena itu, melawan Dustin Poirier mungkin adalah pertarungan super yang diinginkan Usman.

Demikian pula, jika Covington berhasil mengalahkan Usman akhir tahun ini, pertarungan antara ‘Chaos’ (julukan untuk Covington) dan ‘The Diamond’ pastinya akan menjadi pertarungan spektakuler untuk promotor dan juga penggemar olahraga pertarungan UFC.

Leave a Comment